oleh

Cara Melihat Hilal Ramadhan Menentukan Awal Bulan Puasa

Kurang beberapa hari lagi umat muslim akan menyambut bulan suci Ramadhan. Bulan istimewa yang penuh berkah serta ampunan ini memang penuh akan Rahmat. Para umat muslim masih sering bingung menentukan kapan hari pertama puasa. Dalam sebuah hadist, disebutkan bahwa hari pertama puasa dimulai saat munculnya hilal. Sayangnya cara melihat hilal Ramadhan masih jadi tanda tanya besar, karena tidak semua orang paham cara melakukannya. Sebenarnya bisa saja kita melakukannya, hanya saja kita perlu belajar lebih dalam lagi mengenai hal tersebut. Bagi Anda yang ingin belajar lebih dalam lagi bagaimana cara melihat hilal, dan menentukan awal ramadhan yang tepat, Anda bisa menyimak ulasan kami di bawah ini.

 cara melihat hilal ramadhan, cara melihat hilal 1 syawal, cara menentukan awal ramadhan menurut muhammadiyah, 3 cara menentukan datangnya bulan ramadhan, pengertian rukyatul hilal, jelaskan cara menentukan awal dan akhir bulan ramadhan, suatu car untuk menetapkan awal ramadhan dengan cara melihat dengan pancaindradisebut, hadits tentang hilal, kenapa harus melihat hilal
Diperlukan metode yang tepat untuk melihat hilal – Diminimalis.com

Metode Penentuan Awal Dan Akhir Ramadhan

Banyak masyarakat awam sering menanyakan, dapatkah kita melihat hilal dengan mata telanjang? Kita bisa melihat hilal dengan mata telanjang, artinya tidak harus menggunakan alat bantu. Hanya saja hasil pantauan dengan alat bantu tersebut, membuat hasilnya lebih meyakinkan atau akurat. Namun apabila kondisi tidak memungkinkan, tetap saja pantauan hilal tidak dapat dilakukan. Lantas bagaimana metode penentuan awal dan akhir Ramadhan? Terdapat tiga metode yang dapat dilakukan antara lain.

1. Rukyatul hilal

Rukyatul hilal ini mempunyai makna yakni melihat hilal atau bulan sabit / bulan baru. setelah ijtima’ (konjungsi) dan setelah wujud atau muncul diatas ufuk pada akhir bulan dengan mata telanjang maupun menggunakan alat. hal tersebut berdasarkan sebuah hadist Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda ‘Janganlah berpuasa (Ramadhan) sehingga kalian melihat hilal dan janganlah berhari raya sehingga kalian melihat hilal’. Metode ini menjelaskan bahwa penentuan awal puasa dimulai sejak melihat bulan sabit. Dan cara ini jadi cara paling mudah dilakukan.

2. Menyempurnakan bulan Sya’ban

Ketika para perukyat (orang yang mengamati hilal) tidak berhasil melihat bulan sabit pada tanggal 29 Sya’ban. Disebabkan karena langit berawan, mendung, atau halangan lainnya. maka cara menentukan awal puasa ialah menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. Dasar hukumnya dilihat dari sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda ‘Berpuasalah jika telah melihat hilal dan berharirayalah bila telah melihat hilal, apabila tehalang oleh mendung, maka sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari’.

3. Memperkirakan bulan sabit

penentuan awal ramadhan, penentuan awal ramadhan 2018, penentuan awal ramadhan dengan cara melihat bulan, cara menentukan awal ramadhan menurut muhammadiyah, penentuan awal ramadhan ditentukan melalui, pengertian hisab dan rukyat menurut muhammadiyah, hukum perbedaan penentuan bulan ramadhan, dalil tentang hisab dan rukyat, metode menentukan awal puasa ramadhan
Memperhatikan bulan sabit termasuk salah satu cara menentukan awal Ramadhan – Diminimalis.com

Cara melihat hilal Ramadhan ketiga ini mengundang perhatian lebih luas bagi para ulama kontemporer dengan berkembangnya ilmu falaq modern. Dalam Risalah Ramadhan, sebagian ulama besar pada abad modern, berpendapat bahwa perlunya umat Islam beralih dari cara sederhana menuju cara yang lebih modern serta terukur. Cara ini juga berlaku dalam menentukan awal Ramadhan, yakni dengan berpedoman pada ilmu falaq modern yang teorinya dibangun berdasarkan ilmu pasti. Meski demikian, masih banyak ulama salaf yang masih urung menggunakan metode ketiga ini.

Cara Melihat Hilal Ramadhan

Dalam pernyataan yang ditulis kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Menyebutkan bahwa hilal sulit dilihat, terlebih lagi pengamat pemula. Akan tetapi ada beberapa tips bisa melihat hilal untuk pemula.

1. Menggunakan teleskop

 cara melihat hilal ramadhan, cara melihat hilal 1 syawal, cara menentukan awal ramadhan menurut muhammadiyah, 3 cara menentukan datangnya bulan ramadhan, pengertian rukyatul hilal, jelaskan cara menentukan awal dan akhir bulan ramadhan, suatu car untuk menetapkan awal ramadhan dengan cara melihat dengan pancaindradisebut, hadits tentang hilal, kenapa harus melihat hilal
Teleskop perlu digunakan untuk alat melihat hilal – Diminimalis.com

Deputi Bidang Sains LAPAN menjelaskan bahwa melihat hilal dengan mata telanjang, sangatlah sulit. Hal ini sangat riskan, mengingat keterbatasan mata serta kemungkinan gangguan lingkungan atmosfer. Maka akan lebih tepat menggunakan alat bantu yakni teleskop. Pengamatan secara visual menggunakan teleskop dapat memperkuat cahaya hilal yang tipis serta redup. Teleskop sendiri mempunyai fungsi untuk mengumpulkan cahaya hilal yang redup tersebut, sehingga hilal akan terlihat semakin jelas.

2. Mengamati sejak matahari mulai terbenam

Pihak LAPAN menghimbau agar pengamatan hilal dilakukan pada waktu mulai terbenamnya matahari. pasalnya hilal tersebut merupakan bagian dari fase penampakan bulan. Sehingga akan lebih mudah terlihat pada saat menjelang malam setelah matahari terbenam. Guna mempermudah pengamatan Anda, coba amati dan cari hilal disekitar titik matahari terbenam. Nanti setelah matahari terbenam di titik tersebut, pasti akan muncul hilal disekitar titik itu.

3. Memilih tempat

Perlu diketahui bahwa mengamati hilal tidak bisa di sembarang tempat. Sebab pandangan kita sebaiknya tidak terhalang oleh apapun. biasanya tempat yang dipergunakan untuk mengamati kemunculan hilal ialah daerah sekitar pantai. Lokasi ini sangat tepat untuk mengamati hilal, karena kita bebas melihat atmosfer tanpa terhalang. Selain itu pilihlah daerah ufuk barat untuk mempermudahnya. Kendati telah memilih lokasi yang tidak terhalang gedung serta pepohonan, pengamatan hilal tidak selalu berjalan mulus, karena terhalang awan.

4. Menggunakan bantuan aplikasi

Ternyata kecanggihan teknologi di masa kini, juga dapat membantu dalam cara mengamati hilal bagi pemula. Stellarium merupakan aplikasi yang dapat menentukan lokasi benda-benda langit. Berbekal aplikasi ini, kita semakin terbantu mencari posisi bulan secara tepat. Akan tetapi menentukan kejadian hilal tetap harus menggunakan teleskop. Karena aplikasi ini hanya menentukan posisinya saja. meskipun masih pemula serta belum paham bentuk mengenai astronomi, aplikasi ini tetap bisa digunakan. Karena tidak terlalu sulit penggunaannya. Selain Stellarium, aplikasi lain yang dapat membantu pengamatan hilal ialah Accurate Times.

5. Mengikuti pelatihan

meski tips-tips diatas terlihat sangat mudah untuk melihat hilal sebagai penentu awal puasa, namun sejatinya, pengamatan hilal tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Akan lebih baik bila kita mengikuti pelatihan terlebih dahulu, sehingga kita mempunyai sedikit bekal ilmu untuk mengamati hilal. Pusat Sains Antariksa LAPAN kerap mengadakan pelatihan tentang pengamatan hilal. Sebelum mengamati bulan, akan lebih baik bila Anda mengikuti pelatihan-pelatihan terlebih dahulu.

Dari ulasan cara melihat hilal Ramadhan tadi, dapat disimpulkan bahwa, mengamati hilal dapat dilakukan menggunakan beberapa cara, namun akan lebih baik apabila kita mengikuti pelatihan dasar-dasarnya, semoga bermanfaat. (ck)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed