Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Bata Ringan Untuk Dinding, Benarkan Bisa Menggantikan Bata Merah?

bata ringan memiliki ukuran yang lebih besar daripada bata merah - diminimalis.com

Bata ringan untuk dinding sudah mulai banyak digunakan untuk pembangunan rumah minimalis. Karena proses pencetakannya dilakukan pabrik maka ukurannya lebih presisi sehingga memudahkan dalam proses pemasangannya. Bata ringan juga sangat baik dalam menyerap panas sehingga rumah Anda akan terasa lebih sejuk.

bata ringan untuk dinding, bata ringan hebel, bata ringan murah,
bata ringan untuk dinding memiliki ukuran yang lebih besar daripada bata merah – diminimalis.com

Bata ringan atau hebel merupakan produk pabrikan yang dibuat dengan proses kimiawi. Material jenis ini terbuat dari campuran pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air dan almunium pasta sebagai bahan pengembangnya. Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam.

Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang, ia juga berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton.Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran.

Bata ringan pertama kali dikembangkan di Swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif material bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan. Di Indonesia sendiri, bata ringan mulai dikenal sejak tahun 1995 yang diproduksi oleh PT Hebel Indonesia di Karawang Timur, Jawa Barat.

Bata ringan untuk dinding dan perhitungan biaya pemasangan yang dibutuhkan

Harga bata ringan biasanya dihitung dalam satuan m3. Ukuran bata ringan bermacam-macam, tapi umunya memeiliki ketebalan 7.5 cm dan 10 cm yang masing-masing memiliki lebar 20 cm dan panjang 60 cm. Untuk kebutuhan mendirikan dinding rumah minimalis, asumsi perhitungannya begini.

Bata ringan dengan ketebalan 7,5 cm, lebar 20 cm panjang 60 cm:

Kebutuhan per 1 m3 = 1/(0.075×0.2×0.6) = 111 buah
Jika harga per m3 misalnya Rp. 750.000,00
maka harga per bijinya = 750.000/111 = Rp. 6.760,00

Kebutuhan per 1 m2
1m2 = 1/(0.2×0.6) = 8 buah
maka per m2 biayanya = 8 x Rp. 6.760,00 = Rp. 54.080,00

Bata ringan dengan ketebalan 7,5 cm, lebar 20 cm panjang 60 cm:

Kebutuhan per 1m3 =1/(0.1×0.2×0.6 = 83 buah
Jika harga per m3 misalnya Rp. 750.000,00
maka harga per bijinya = 750.000/86 = Rp. 8.720,00

bata ringan, bata ringan hebel, bata ringan murah,
bata ringan lebih efisien untuk dijadikan metrial mendirikan dinding – diminimalis.com

Kebutuhan per 1 m2
1m2 = 1/(0.2×0.6) = 8 buah
maka per m2 biayanya = 8 x Rp. 8.720,00 = Rp. 69.760,00

Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira Anda masih membutuhkan:
Semen instan = 11,43 kg
Air = 0,15 – 0,16 liter

Harga bata ringan dibandingkan dengan bata merah,
Untuk satu buah batu bata merah, harganya berkisar Rp 600,- per buahnya, dengan kebutuhan per meternya sekitar 85 buah. Sehingga dalam 1m2 untuk batu bata merah biayanya Rp 600,- x 85 = Rp. 51.000,- (diluar anggaran speci).

Namun, dari perhitungan tersebut, kebutuhan speci untuk bata ringan lebih sedikit, sehingga anggaran totalnya menjadi hampir sama.

Demikian ulasan kami tentang perbandingan menggunakan bata ringan untuk dinding atau bata merah untuk dinding rumah minimalis Anda, Anda juga bisa membaca ulasan kami yang lebih spesifik tentang kelebihan dan kekurangan bata ringan di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls)

Kelebihan bata ringan dan kekurangannya untuk rumah minimalis Anda

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.