oleh

Bahaya Kaporit bagi Kesehatan yang Sebaiknya Kita Pahami

Kaporit atau kalsium hipoklorit merupakan senyawa bentuk padat dan putih yang siap didekomposisi didalam air untuk kemudian melepaskan klorin dan oksigen. Kalsium hipoklorit ini dikolam renang juga biasanya digunakan sebagai agen pemutih atau disinfektan sehingga air kolam renang akan nampak bersih, bening, dan berwarna biru. Meski digunakan sebagai disinfektan, ada bahaya kaporit bagi tubuh, bila tak sengaja tertelan.
Untuk itu, Anda perlu berhati-hati saat berenang, agar dapat terhindar dari bahaya kaporit bagi kesehatan Anda.

Bahaya Kaporit bagi kesehatan, bahaya kaporit bagi mata, bahaya kaporit bila terminum, bahaya kaporit dan tawas, manfaat kaporit untuk kulit, efek kaporit pada mata, air kaporit dimasak, bahaya kaporit bagi ibu hamil, ciri-ciri alergi kaporit
Selain sebagai pembersih air, ternyata ada banyak efek buruk kaporit bagi kesehatan – Dimnimalis.com

Beberapa Bahaya Kaporit bagi Kesehatan

Ada beberapa bahaya kaporit bagi kesehatan apabila air yang terkontaminasi kaporit ini masuk ke dalam tubuh. Zat klorin tersebut bisa merusak jaringan-jaringan di dalam tubuh, sedangkan gas klorin yang masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan penyempitan saluran dan pembengkakan pada paru-paru. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa bahayanya zat pada kaporit jika terkena tubuh manusia.

1. Iritasi Mata

Efek negatif kaporit jika terkena/ bereaksi dengan zat-zat organik seperti urin dan keringat pada perenang, maka klorin akan menghasilkan senyawa nitrogen triklorida. Senyawa ini bisa menyebabkan iritasi pada membran-membran mucus (lendir) sehingga bisa membuat iritasi pada mata. Apabila hal tersebut sering terjadi, maka akan menimbulkan masalah lain pada mata, seperti berawan, retinitis dan iritasi.

2. Gangguan Sistem Pernafasan

Selain itu, efek lain yang disebabkan oleh zat klorin ini adalah gangguan sistem pernafasan. Apabila klorin masuk ke dalam tubuh kita maka hal tersebut bisa menyebabkan beberapa penyakit pada paru-paru, seperti bronchitis dan exerciseinduced brochonstriction (EIB). Sedangkan dalam istilah olahraga renang penyakit tersebut sering disebut dengan istilah “swimmer’s Asthma”.

Selain itu, tidak jarang juga efek bahaya kaporit ini membuat para penderita asma akan kambuh. Penyakit lain berkaitan dengan sistem pernafasan adalah epilotitis, yaitu pembengkakan dan inflamasi epilottis yang mengganggu proses pernafasan. Penyakit-penyakit yang menyangkut dengan pernafasan ini cenderung lebih banyak jika kolam berada didalam ruangan (indoor), karena sirkulasi udara yang buruk sehingga ruangan akan dipenuhi dengan gas klorin.

3. Masalah Sistem Pencernaan

Masalah ini bisa terjadi saat secara tidak sengaja air kolam berkaporit ini masuk tertelan. Hal tersebut bisa mengakibatkan gangguan pada sistem pencernaan dan gangguan yang paling umum adalah rasa terbakar pada tenggorokan. Selanjutnya jika tertelannya banyak, maka hal ini akan sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan kerusakan pada sepanjang jaringan-jaringan di dalam tubuh, terutama disepanjang saluran pencernaan.

Hal berbahaya lain pada zat klorin ini bisa menyebabkan kerusakan mulut, esophagus, dan lambung, jika jumlah kaporit melebihi ambang batas. Hal terparahnya adalah bisa menyebabkan pendarahan.

4. Infeksi Kulit

Untuk alasan kesehatan, ada beberapa kriteria orang yang sebaiknya tidak berenang - Diminimalis.com
Air kaporit juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit – Diminimalis.com

Efek buruk kaporit lainnya adalah bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan rasa terbakar pada kulit saat berenang. Berenang terlalu lama dan sering di air kolam berkaporit bisa menyebabkan kulit menjadi ruam dan infeksi. Selain itu, klorin yang bereaksi dengan materi organic juga akan menghasilkan zat-zat toksik yang dapat merusak kulit.

5. Kerusakan dan Perubahan Warna Gigi

Kerusakan dan perubahan warna pada gigi ini terjadi saat reaksi kaporit dengan air di kolam renang yang akan membuat pH air kolam renang meninggi. Ketidakseimbangan pada pH air ini bisa menyebabkan masalah pada gigi seperti perubahan warna hingga kerusakan pada gigi. Klorin ini merupakan senyawa yang bisa menyebabkan warna pada gigi berubah dan dalam istilah perenang hal ini dikenal dengan istilah “swimmer’s calculus’.

cara membersihkan karang gigi, cara menghilangkan karang gigi dengan garam, cara menghilangkan karang gigi dengan baking soda,
Air yang mengandung kaporit juga dapat merusak kesehatan gigi – Diminimalis.com

Selain perubahan warna, pH yang tidak seimbang juga bisa menyebabkan enamel gigi menjadi lunak dan membuat gigi menjadi rentan terhadap kerusakan serta gigi menjadi lebih sensitif. Dalam jangka panjang, klorin ini bisa menyebabkan banyaknya karang pada gigi. Untuk itu, Anda perlu membersihkan karang gigi dengan benar, apabila terlalu sering berenang di kolam yang mengandung kaporit.

Itulah beberapa masalah pada tubuh jika berenang didalam kolam renang yang berkaporit. Akan tetapi, Anda yang hobi berenang jangan khawatir, karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar zat kaporit tersebut tidak merusak tubuh ataupun anggota tubuh lainnya. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

• Membilas tubuh sebelum berenang dengan air bersih.
• Oleskan body butter pada tubuh dan minyak kelapa ke rambut.
• Netralkan dengan vitamin C.
• Berenanglah dikolam renang diruang terbuka.

Demikianlah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bahaya kaporit bagi kesehatan. Semoga dengan melakukan beberapa antisipasi di atas, Anda dapat terhindar dari eek buruk kaporit ketika berenang.(ck)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed